Feeds:
Pos
Komentar

BANDAR LAMPUNG: Kecurangan mulai mewarnai rekapitulasi perolehan suara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK). Di PPK Kedaton, Bandar Lampung, misalnya, rekapitulasi perolehan suara dari TPS-TPS dihentikan ketika ada protes dari saksi salah satu partai politik. Padahal saat itu segel kotak suara dari TPS-TPS sudah dibuka. Lanjut Baca »

Iklan

BANDAR LAMPUNG :Ratusan warga Kelurahan Pelita Bandar Lampung mempertanyakan banyaknya warga yang tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT).

Padahal, mereka sudah menyerahkan daftar warga kepada panitia pemungutan suara (PPS) sejak tanggal 8 Maret lalu. Mereka berharap bisa memilih dalam pemilu mendatang. Lanjut Baca »

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung juga ikut melakukan quick count atau penghitungan cepat pada Pemilu 2009. Namun, penghitungan cepat dengan basis IT (information technology) tersebut hanya untuk perolehan suara DPR.

Sementara itu, Rakata Institute menjadi satu-satunya lembaga survei lokal yang menggelar penghitungan cepat. Lembaga tersebut telah memperoleh akreditasi dari KPU Lampung.
Lanjut Baca »

BANDAR LAMPUNG Partai politik di Lampung akan mengawal ketat pelaksanaan Pemilu 2009. Titik kecurangan paling rawan adalah pada saat penghitungan suara di panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Lanjut Baca »

WAY LIMA Panitia Pengawas Kecamatan Way Lima, Pesawaran, menemukan dugaan pelanggaran berupa politik uang dan bagi-bagi sembako oleh dua calon anggota legislatif.
Anggota Panwascam Way Lima, Haidir, Selasa (7-4), mengatakan oknum caleg DPRD Pesawaran dari Partai Demokrat berinisial MR diduga menggunakan politik uang di Desa Gunungrejo, pada Jumat (3-4). Kepada warga, MR menyerahkan kartu nama dan sejumlah uang melalui tim suksesnya, Sumantri, untuk disebarkan kepada 10 warga, dengan nominal Rp10 ribu masing-masing. Uang itu antara lain diterima Sutopo, warga Gunungrejo. Lanjut Baca »

foto_desmy2Usai membongkar surat rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepad KPU Pusat mengenai desakan pengusutan rekrutmen tujuh KPU kab/kota se-Lampung, sekaligus pencopotan Ketua KPU Lampung Edwin Hanibal, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lampung Desmy Jayasinga mengaku banyak mendapat teror. Apa saja bentuknya? Bagaimana Desmy – sapaan akrabnya menghadapi teror itu?

Lanjut Baca »

PALAS Camat Palas Johansyah merasa khawatir menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 yang diakuinya cukup berat. Dia memprediksi bakal ada suara tidak sah sebesar 10% dari total 38 ribu suara di daerah itu karena kurang sosialisasi teknis pemilihan.

Hal itu dikatakan Johansyah saat rapat koordinasi (rakor) Panwaslu Kabupaten Lampung Selatan dengan Panwascam Palas, Sragi, dan Ketapang, di kantornya, Jumat (6-3). Menurut Johansyah, sosialisasi tentang teknis pemilihan dicoblos atau diconteng hingga kini masih simpang-siur.
Lanjut Baca »