Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2008

Muncul beberapa komisi-komisi untuk melaksanakan pemberantasan korupsi, antara lain Komisi IV yang diketuai Wilopo, Opstib yang dipimpin Laksamana Soedomo, kemudian ada sidak yang dipelopori oleh J.B. Sumarlin, bahkan pemerintah mengenalkan waskat (pengawasan melekat). Namun, laju korupsi yang merongrong negara ini tidak kunjung punah, bahkan semakin subur. Upaya-upaya tersebut boleh dikatakan tidak berhasil, bahkan timbul kesan usaha memberantas korupsi hanya superfisial alias pura-pura. Kelihatannya korupsi seperti penyakit yang daya tular dan kecepatannya sangat dasyat, bahkan seorang penulis antikorupsi pada tahun 1995 menjuluki korupsi sebagai virus HIV penyebab penyakit AIDS, yang sampai kini belum ada obat penyembuhnya. Pernah keadaan korupsi ini dibicarakan pada 1993 dalam pertemuan ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) oleh begawan ekonomi kita Prof. Soemitro Djojohadikusumo. Kebocoran dana pembangunan (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Salam Beringin Merah….!
Masalah ketahanan pangan adalah masalah bersama yang menjadi tanggung jawab semua pihak. Untuk itu perlu dikembangkan suatu komitmen dan kerjasama diantara semua pihak terutama dalam bentuk kerjasama yang erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, pangan merupakan kebutuhan yang mendasar bagi Bangsa kita, yang mayoritas berfrofesi sebagai petani. Partai Karya Perjuangan {Pakar Pangan} sebagai partai Solusi memberikan (lebih…)

Read Full Post »

Saya terinspirasi dari rekan-rekan Bloger yang mengkatagorikan bahwa untuk menjadi seorang politikus atau untuk duduk di legeslatif membutuhkan empat modal yaitu..

1) Modal ilmu politik dan organisasi, contohnya dosen, praktisi, aktivis, dsb.
2) Modal duit, contohnya pengusaha
3) Modal tenar, contohnya artis
4) Modal keturunan, contohnya bapaknya politikus.

Dan rekan-rekan bloger juga membagi politkus menjadi tiga :

Pertama, Politikus Ideologis, politikus ini sukanya membahas ideologi-ideologi, baik buruknya kebijakan dibahas berdasarkan, sesuai atau tidak pada ideologi yang dianut.

(lebih…)

Read Full Post »

SIMALUNGUN : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan produktivitas hasil pertanian dapat ditingkatkan. Presiden bahkan berjanji memberikan penghargaan bagi siapa pun yang memberikan sumbangan dalam peningkatan produktivitas pangan. Janji Presiden itu disampaikan di hadapan komunitas petani Nagori Tamatang Panombeian, Kecamatan Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Sabtu (19-7).

Penghargaan itu, jelas Presiden, akan diberikan kepada gubernur, bupati, atau wali kota, komunitas petani dan siapa pun yang mampu meningkatkan produksi beras sebanyak 5%. “Saya juga ingin memberikan penghargaan kepada para peneliti, bukan hanya peneliti pemerintah dan dari kalangan usaha, melainkan juga peneliti komunitas petani yang benihnya (padi) bisa menghasilkan 12 ton per hektare,” kata dia.

(lebih…)

Read Full Post »

KPU Lampung diminta mencabut dukungan PKB yang mengusung calon Gubernur Lampung Alzier Dianis Thabranie. Pasalnya, PKB yang mengusung Alzier merupakan PKB yang cacat hukum, sehingga produknya pun batal demi hukum. “KPU wajib membatalkan dukungan PKB tersebut. Jika tidak, wajar jika kita menduga bahwa KPU sudah berpihak. Jika ini terjadi, kami akan mengambil langkah-langkah baik hukum maupun politik. Kami juga akan konsultasikan ke pusat langkah-langkah tersebut,” kata Ketua Dewan Tanfiz DPW PKB Lampung Musa Zainudin saat konferensi pers usai sujud syukur atas ditolaknya kasasi PKB Gus Dur oleh Mahkamah Agung terkait putusan PN Jakarta Selatan soal Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy. Acara digelar di sekretariat PKB Jalan M.H. Thamrin, kemarin.

(lebih…)

Read Full Post »

Dialam Demokrasi ini sudah selayaknya Demontrasi diminimalisasi, Rakyat tidak perlu berada dibawah terik matahari untuk memperoleh haknya, kondisi ini dimungkinkan apabila saluran formal perjuangan aspirasi rakyat di lembaga legeslatif berfungsi secara maksimal dan efektif, untuk mencapai hal tersebut yang paling penting dilakukan adalah Kaderisasi Kepemimpinan yang punya Kualitas, Integrasi, Kapabilitas, dan ekseptabilitas, untuk melahirkan figur pemimpin yang demikian sangatlah sulit dimasa sekarang, dimana partai politik masih mengalami masa degradasi kepercayaan karena partai-partai politik lama telah gagal menjadi lembaga representative aspirasi rakyat dan semakinlengkaplah krisi kepemimpinan di Tanah Air ini.

Masalah kaderisasi menjadi problem yang sama beratnya dengan masalah keuangan partai. Dua hal inilah yang dirasakan paling mengganjal dalam menjalankan roda kehidupan partai politik. Implikasi dari sulitnya melakukan kaderisasi bisa sangat berdampak pada seretnya pemimpin-pemimpin baru muncul dari kalangan partai. Namun, untuk menyiapkan teknis pengaderan dan memperluas cakupan basis massa partai juga dibutuhkan biaya yang besar.

(lebih…)

Read Full Post »

Ini merupakan kenyataan yang sedang dihadapi oleh Bangsa kita, dimana Masyarakat dijadikan komoditi bagi para pemimpin untuk memperoleh kekuasaan dengan berbagai cara dilakukan untuk meraih sebuah Kekuasaan dengan mengatasnamakan Kesejahteraan Rakyat,, hal ini sedang terjadi di Bumi Rua Jurai sejak dimulainya masa kampanye pelimihan kepala daerah provinsi Lampung, makin banyak selebaran berisi keburukan (black campaigne) dari sejumlah calon yang beredar di masyarakat. Tak hanya itu, pesan singkat (SMS) yang berisi ajakan untuk memilih salah satu calon, maupun yang berisikan kebutukan calon, juga kian tersebar. Hal itu membuat sejumlah warga Lampung resah.

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »